Melayani dengan BERSAHAJA ( BERintegritas, Santun, Amanah, bersiH, Akuntabel, Jujur dan Adil )

 

WKPT

Pada Hari Kamis 11 Agustus 2016 bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Putussibau dilaksanakan Pembinaan dan Sosialisasi Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) No. 07 Tahun 2016 Tentang Penegakan Disiplin Kerja Hakim Pada Mahkamah Agung Dan Badan Peradilan Yang Berada Di Bawahnya, PERMA No. 08 Tahun 2016 Tentang Pengawasan Dan Pembinaan Atasan Langsung Di Lingkungan Mahkamah Agung Dan Badan Peradilan Di Bawahnya dan PERMA No. 09 Tahun 2016 Tentang Pedoman Penanganan Pengaduan (Whistleblowing System) Di Mahkamah Agung Dan Badan Peradilan Yang Berada Dibawahnya. Pembinaan dan Sosialisasi ini disampaikan oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak, Bapak. Drs. H. Panusunan Harahap, S.H., M.H., dan diikuti oleh seluruh pegawai Pengadilan Negeri Putussibau. Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Pengadilan Negeri Putussibau, Bapak Moh. Fatkan, SH, M.Hum. dan dilanjutkan dengan sambutan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak sekaligus membuka acara Pembinaan dan Sosialisasi PERMA No. 07 Tahun 2016, PERMA No. 08 Tahun 2016 dan PERMA No. 09 Tahun 2016.

HUTPTSB

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Putussibau ke-121 yang jatuh setiap tanggal 1 Juni kali ini dipusatkan di Lapangan Gelora Uncak Kapuas Kota Putussibau Kecamatan Putussibau Utara, yang bertemakan “Melalui Momentum Peringatan Hari Jadi Kota Putussibau ke-121, Kita Dukung Pola Hidup Sehat Tanpa Narkoba”. Acara ini dihadiri oleh para Muspida, Pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Kapuas Hulu beserta Istri, Pimpinan Instansi Vertikal dan Perbankan, para pimpinan Organisasi Politik, Ormas, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat serta ribuan masyarakat yang hadir memadati lapangan. Pada kesempatan ini juga dihadiri oleh Bapak Bupati Kapuas Hulu yaitu Bapak Abang Muhammad Nasir, S.H dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Putussibau Bapak Saputro Handoyo, SH,MH.

Puncak perayaan HUT Kota Putussibau ini ditandai dengan pemotongan Tumpeng oleh Bupati Kapuas Hulu dan pesta kembang api serta acara hiburan rakyat untuk menghibur masyarakat Kapuas Hulu dua malam berturut-turut yang dimeriahkan oleh beberapa artis ibu kota Pontianak dan Putussibau, pada Rabu malam (1/6/2016).

TimPenjaminMutu

Bertempat di Ruang Sidang Utama Kantor Pengadilan Negeri Putussibau, Senin 20 Juni 2016 diadakan Sosialisasi Akreditasi Penjaminan Mutu oleh Tim Sosilaisasi Penjaminan Mutu Pengadilan Tinggi Pontianak. Tim tersebut terdiri dari Hakim Tinggi Bpk. Drs. Amin Sembiring, S.H., M.H., Hakim Tinggi Bpk. H.Yulman, S.H., M.H. dan Bpk. Subari, S.H. Tim Sosialisasi Penjaminan Mutu melaksanakan tugas berdasarkan Surat Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak Nomor: W17-U/924/SK/KP.04.14/6/2016, Tanggal 10 Juni 2016, perihal Sosialisasi Akreditasi Penjaminan Mutu. Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Para Hakim, Pejabat Struktural/Fungsional dan Pegawai Pengadilan Negeri Putussibau. Sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Dirjen Badilum Mahkamah Agung RI Nomor : 136/DJU/OT01.3/1/2016 Perihal Akreditasi Pengadilan di Lingkungan Badan Peradilan Umum.

Pada pemaparan penjaminan mutu tersebut ada beberapa point penting yang perlu mendapatkan perhatian dalam pelaksanaan akreditasi penjaminan mutu, yaitu terkait masalah manajemen peradilan, administrasi perkara/persidangan, administrasi umum, dan pelayanan publik. Acara sosialisasi kemudian ditutup dengan foto bersama Ketua, Wakil Ketua, Panitera, Sekretaris, Hakim, Pejabat Struktural dan seluruh pegawai Pengadilan Negeri Putussibau.

MuspidaPtsb

Rabu, (12/05/16), sekitar pukul 10.00 WIB, telah diadakan acara pemusnahan barang-barang  bukti tindak pidana umum yang telah berkekutan hukum tetap bertempat di kantor Kejaksaan Negeri Putussibau Kabupaten Kapuas Hulu. Acara ini dihadiri oleh Ketua Pengadilan Negeri Putussibau bapak Moh.Fatkan, S.H., M.Hum. dan sejumlah unsur MUSPIDA Kabupaten Kapuas Hulu lainnya. Pemusnahan barang bukti ini merupakan bentuk perwujudan dari tugas institusi Kejaksaan sebagai eksekutor dalam proses peradilan pidana, proses perkara bermulai dari tahap penyidikan oleh Kepolisian kemudian diserahkan kepada Kejaksaan dalam tahap penuntutan selanjutnya dilimpahkan kepada Pengadilan untuk menjalani proses persidangan, setelah di vonis maka Kejaksaan melakukan eksekusi terhadap putusan pengadilan, jika terdakwa terbukti melakukan tindak pidana maka Jaksa akan memasukkan terdakwa ke Lembaga Pemasyarakatan, sedangkan barang buktinya dapat dikembalikan kepada korban/terdakwa/orang yang berhak, dirampas untuk negara atau dirampas untuk dimusnahkan. Dalam hal pemusnahan barang bukti ini putusan untuk barang buktinya adalah dirampas untuk dimusnahkan.

Pencarian

Photo Kegiatan

  • Hakim Penyuluhan Hukum.JPG
  • Pelantikan Pak Sabar.JPG
  • Pelantikan Panitera Pengganti.JPG
  • Pelantikan Sekretaris dan Panitera.JPG
  • Pelantikan WKPN Putussibau.JPG

Website Satker